Sya’ir

In Kunti Tuhibbiinii Lijamiili Wajhii , Alaisa Yusufu ‘Alaihissalamu Wajhuhu Ajmalu Ba’idan Minnii .
Wain Kunti Tuhibiinii Lihusni Khuluqi , Alaisa Muhammadun Shollallaahu ‘Alaihi Wasallama Khuluquhu Akromu Ba’idan Minnii .
Faqulii ” Ana Uhibbuka Yaa Habibii Bimaa Kaana Nafsika ” .

Jika engkau mencintaiku karena tampannya wajahku , bukankah Yusuf AS wajahnya jauh lebih tampan daripada aku .
Dan jika engkau mencintaiku karena bagusnya akhlakku , bukankah Muhammad SAW akhlaknya jauh lebih mulia daripada aku .
Maka katakanlah olehmu ” Aku mencintaimu wahai kekasihku dengan apa adanya dirimu ” .
(Lukmanul Hakim)

1 Response so far »

  1. 1

    orido said,

    inti nya dari cinta dan kasih sayang adalah “saling memberi dan saling menerima”..

    secara teori sih spt nya gampang..
    tapi implementasinya susah ..
    itu lah perjuangannya.. namanya juga hidup, pasti ada negatif dan positif..


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: