Wanita “Primadona” Syurga

a_080.gifSobat, kalo mau jujur nih. Kebanyakan wanita pingin punya wajah yang cantik atau manis minimal kalo ngaca nggak malu sendiri. Punya kulit putih atau sawo matang or kalo malem nggak hanya gigi doank yang kelihatan. Saking pinginnya berkulit putih, wajah yang tak bersalah dipermak dengan bermacam-macam zat, didempul dengan berlapis-lapis bedak. Masih untung wajah tidak berontak
Wanita lebih PD kalo punya body sexy bak gitar Perancis, lengkap dengan seperangkat onderdilnya khas wanita yang…,apaan sih! Sampe-sampe disuntik Silikon biar menantang katanya. Kenapa sih sobat wanita menginginkan seperti itu? Jawab sendiri ya.

Ya, tepat sekali jawabannya. Kebanyakan biar menarik perhatian cowok (ikhwan) en jadi primadona. Agar cowok banyak yang naksir or tergila-gila padanya, cowok gila donk!. Selain itu biar dipuja or disanjung en dimanja ama kekasih. Emang sih, wanita paling suka di puja or disanjung. Pingin bukti, coba aja! Kalo nggak membuat muka wanita merah merona terus jantungnya berdebar-debar en fikirannya jadi melayang Fly…Fly…alias tersipu malu, paling-paling kena damprat or disumpahin. Contoh sanjungan nih, “ wajah kamu cantik banget, bagai bulan tertutup awan…” atau “ hidungmu seksi sekali, seperti pinokio…”. Sorry gamma ngaco.

Sobat pernah denger istilah primadona? Itulah julukan yang diberikan masyarakat untuk gadis yang memiliki kelebihan fisik, seperti : cantik, seksi, atau yang menarik lainnya. “Ada primadona desa”, biasanya gadis tercantik didesa itu. Untuk gadis tercantik atau terseksi di kampus akan dikenal ”Primadona Kampus”. Dan Gadis yang tercantik di kuburan, apa namanya… “ Kuntilanak donk! “ walah ngaco lagi.

Terus kita-kita yang nggak cantik, nggak seksi, kasihan ya. Tenang sobat ahwat, nggak usah bermuram durja apalagi bunuh diri masuk sumur yang belum digali. kita semua punya kesempatan menjadi primadona kwalitas tinggi. Primadona negeri akherat yang lebih kekal dan “Allah” yang akan langsung menjadi juri. Nggak perlu cantik or seksi, nggak perlu berkulit putih or sawo matang, nggak perlu badan tinggi semampei. Itulah “Primadona Syurga”. Yang akan di puja dan disanjung pemuda-pemuda yang lebih gagah perkasa, lebih tampan menawan, lebih romantis melankolis sembilan puluh sembilan kali lipat pemuda-pemuda di dunia. Meraka adalah “wildan-wildan (pemuda-pemuda syurga). Wao..kayak apa ya.. jadi pingin ketemu! Nih, sobat cara ketemunya “ada dilayar mata anda”.

Pribadi stabil / Konsisten

Dia wanita yang tegar dengan keimanan seperti ketegaran batu karang dihempas gelombang saat laut pasang. Pribadi yang stabil “liat” ditengah perkembangan jaman yang kian mengenaskan. Pergaulan yang tak tentu arah. Menjerumuskan en menyesatkan generasi– generasi masa kini hingga menjauhkan dari aturan-aturan agama dengan dalih wanita modern or wanita gaul. Wanita yang mampu menempatkan dirinya dalam lingkunganya, ibarat tahi lalat walaupun hitam dimuka namun bisa membuat indah dipandang.Tak membuat empunya rendah diri, malah sebaliknya semakin percaya diri. Itulah primadi yang konsisten, teguh pendirian dalam keimanannya en tak rapuh digoda kesenangan. Sobat, Allah telah menyiapkan syurga untuk mereka, seperti yang difirmankan dalam Qs: Fushshilat:30.
“ sesungguhnya orang-orang yang mengatakan , Robb kami ialah Allah’ kemudian mereka bersikap istiqomah, maka akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih. Dan bergembiralah kamu dengan memperoleh jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

Taat Ortu

Ketaatan pada orang tua sebagai modal dasar or indikator seorang wanita untuk taat pada suami kelak, juga ketaatan pada perintah-perintah Allah. Ketahuan deh sekarang! So buat sobat-sobat cowok (ikhwan) yang masih punya kecengan hobinya ngebokis ama ortu or nggak nurut ama ortu. Atau mereka suka bolos sekolah or nongkrong di warung or di maal. Mulai sekarang mending kelautin aja, sebelem nanti nyesel lo.

Sobat akhwat, kepingin nggak ortu sobat masuk syurga! Tentu mau donk! Caranya cukup kita menjadi anak yang sholehah. Dengan demikian kita telah membantu ortu dalam mendidik kita dan bisa menjadikan masuk syurga karena kita. Sabda Rosullah;
“ Siapa-siapa yang diuji dengan tingkah polah anak-anak perempuannya lalu ia bersikap baik kepada mereka (menjadi anak sholehah), maka mereka kelak akan menjadi penghalang dari api neraka. (HR: Muslim).

Menyenangkan / Enak Dipandang

Orang tua mana yang nggak merasa senang en bahagia jika melihat anak gadisnya selalu berseri-seri. Bibir manisnya selalu tersungging senyuman manis. Penampilan yang menawan namun tetap sesuai aturan islam. Tidak membantah perintah , penurut en gampang diingatkan. Sobat akhwat, itu semua akan bernilai amal sholeh dihadapan Allah.

Bukan sebaliknya, anak gadis kebanggaan ortu selalu berwajah kusut, muka dilipet-lipet alias selalu cemberut. Tak pernah sedikitpun pancaran keceriaan, hanya raut muka mak lampir yang selalu nampak . Dandanan ala kebarat-baratan alias ala kadarnya yang selalu membalut tubuhnya. Oleh Rosulullah disebut , “wanita-wanita berbusana namun telanjang”. Bukannya makin sedap dipandang tapi akan semakin sedap untuk dilecehkan banyak orang en hanya dilirik sebelah mata oleh cowok-cowok yang tidak tergoyah iman.

Sobat ahkwat masih ada kesempatan kita untuk menata diri. Berlatih untuk enak dipandang ortu dan menyenangkan perasaannya. Berilah kebahagiaan hati dan kepuasan jiwa mereka walau hanya sebatas senyuman manis kita. Kebiasaan baik ini akan memudahkan sobat dalam menata kehidupan dengan suami kelak. Wanita yang membuat sedap dipandang suami, menyenangkan hati suami, InsaAllah sobat akan menjadi idola suami kelak. Dan Rosullullah pernah menyampaikan pesan,
“ Wanita yang meninggal dunia sementara suaminya rela/ridha kepadanya, ia pasti masuk syurga”.

Berilmu

Wanita telah diberi kepercayaan penuh oleh Allah untuk mengasuh dan menddidik anak dengan kasih sayang dan ilmunya. Kepada ibunyalah sang anak belajar mengenal segala sesuatu. Ibu ibarat kawah candra dimuka yang mencetak generasi–generasi muslim masa depan. Generasi yang mampu mengibarkan panji-panji kemengan islam. Sehingga islam mampu menerangi alam dan membuat ketentraman di muka bumi.

seperti pada Apa jadinya generasi mendatang, kalo wanita-wanita sekarang lebih mengumbar hawa nafsu, mengikuti bujuk rayu, menggadaikan keimanan demi kemewahan semu. Tiada pilihan lain wanita-wanita harus menuntut ilmu setinggi mungkin. Sobat nggak mesti kudu ilmu dari sekolah formal yang bayarnya mahal. Tetapi ilmu yang mampu membuat kita dan generasi kita mempu menjunjung keimanan dan ketakwaan. Sehingga suatu saat kelak akan muncul generasi ber-intelektual tinggi dan ketakwaan tinggi. Semua ilmu yang dipunyai membuat semakin dekat pada Allah.

Membuat Dekat pada-Nya

Sobat, kita nggak perlu bangga dengan kecantikan yang kita punya. Kalo gara-gara kecantikan kita menjadikan kufur pada Allah, menjadikan lupa padanya, apalagi membuat orang lain menjadi dosa karena kecantikan kita. Sobat kita nggak perlu sombong dengan kekayaan yang kita punya, hanya orang-orang yang tak berilmu saja yang menghargai en menghormati kita karena kita kaya.

Kita boleh bangga dengan diri kita sekarang ini; tanpang yang pas-pasan, harta yang tak berkecukupan, menjadikan besarnya rasa syukur pada Allah dan menjadikan kita makin bertambah keimanan kita. Sobat Akhwat, jangan sampe seorang ihkwan suka pada kita karena kita cantik, atau kita kaya, atau kita seksi. Ingat dua pesan Rosulullah dibawah ini;

“Janganlah menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin suatu saat kecantikannya akan menistakanmu; jangan menikahi wanita karena hartanya, mungkin karena hartanya ia akan berlaku sewenang-wenang; tapi nikahilah wanita karena baik agamanya. Sungguh budak perempuan yang jelek dan hitam lebih utama dinbanding yang tak beragama” (HR: Ibnu Majah).

“Allah tidak melihat kepada rupamu dan hartamu (penampilan lahir) tetapi Dia melihat hati kamu dan amal kamu”. ( HR.Muslim).

Yo’ kita berlomba-lomba menjadi primadona syurga. Cukuplah Allah yang menjadi juri , cukuplah Allah yang mengawasi. Amal sholeh yang kita lakukan hanya untukNya. (Ashadi)

3 Tanggapan so far »

  1. 1

    Perjuangan dakwak ini lebih ringan karena adanya ahwat. Ahwat, aku mencintaimu karena Allah. Semoga keiklasanmu menjadikan engkau penghuni surga bersama para Syuhada’

  2. 2

    dani said,

    saya sangat setuju


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: