Bukan ku tak mencintaimu!!!, tapi…..

Alya duduk di kelas tiga SMU. Seperti wanita seusianya, Alya merindukan perhatian dari seseorang yang special dalam hatinya. Belekangan ini Alya mulai mengagumi Iqbal temen sekelasnya, suit…suiiiiiit. Maklum, iqbal memiliki semua yang diidolakan wanita. Berwajah tampan, badan atletis, otaknya smart alias cerdas, banyak duitnya maklum anak orang tajir en ketua osis lagi. Cewek mana yang tak tergoda ingin jadi temen spesialnya. Wajar aja kalo Alya sering curi-curi duit et salah curi-curi pandang pada iqbal.

Ternyata eh ternyata tanpa sepengetahuan Alya, Iqbal-pun tertarik sama Alya. Alya merupakan kriteria wanita yang disukai Iqbal, mak gonjrengggg. Pada suatu hari, setelah jam pulang dengan sengaja Iqbal berpura-pura menanyakan soal fisika pada Alya, maklum Alya terkenal jagonya fisika di kelas tiga IPA. Kura-kura didalam perahu,ikan bakar enak dirasa. pura-pura Iqbal berguru ternyata mau mengungkapkan rasa.

“… thank’s Alya atas waktu en kesedianya ngajarin gue. Titip ini, jangan dibaca disini ya, nanti aja dirumah..”. Sepucuk surat warna merah jambu di berikan ke Alya. Dengan perasaan gado-gado alias nggak jelas penasaran dicampur keGe-R an Alya menerima surat itu. Saat malam tiba, selepas sholat isya’ surat itupun dibuka….
”Assalamu’alaikum wr.wb. Alya, telah lama kupendam rasa, namun berat mulut tuk berkata. Kekagumanku padamu membuat diri ini. …………..Alya, maukah kamu jadi teman istimewaku?……yang selalu mencintaimu Iqbal.

Bagaiman nggak rontok isi dada Alya sangking kencangnya detak jantung. Orang yang diimpikannya ternyata mengatakan cinta. Keesokannya Alya memberi balasan surat, yang penggalan isinya, “……bukan aku tak mencintaimu iqbal, tapi aku tak bisa pacaran dengan mu…..lo kok gitu sih.

Sobat gamma heran kan? kenapa Alya menjawab begitu. Dia punya Dua alasan, pingin tahu nggak? Pertama, Alya ingin menikmati indahnya rasa cinta, kedua Alya paham, pacaran bukan solusi gejolak cintanya. Wah dasyat abis kan!, Sosok Alya inilah yang patut dibilang fungky, setuju..?

Cinta memang indah

“ Wahai kau cinta../sungguh tak ada yang bisa../mampu berpaling darimu../Bila terlanjur sayang../Wahai kau cinta../yang luluhkan hati ini../membuat segalanya indah../semua karena cinta….”

Lagu siapa nih?.. coba tebak? Pasti kenal….sobat, emang betul kata grop band favoritmu tadi “Radja”. Kita tak akan mampu berpaling dari kehadiran cinta. Mencintai dan dicintai itu hak setiap orang. Cinta tidak bisa dipaksa. Akan datang dan pergi sesukanya. Biarkan seseorang mencintai kita, atau kita mencintai seseorang. Namun kita tidak bisa memaksakan pada orang untuk mencintai kita dan sebaliknya orang lain tidak boleh memaksakan cintanya pada kita. Jika ada pemaksaan cinta berarti telah melanggar kode etik percintaan.. (diatur dalam KUHP- Kitap Undang-undang Hukum Percintaan yang dibuat oleh Republik Cinta, weh,..sembarangan..)

Cinta mampu meluluhkan hati yang membatu. Merubah semua jadi indah. Merubah semua jadi mudah. Tidak ada yang sulit jika kita lakukan karena cinta.

Kalo cinta menurut Bang Roma, lain lagi. Yo’ sekarang kita berdangdut ria, tapi tidak boleh sambil goyang..
”Bila kamu…/ di sisi ku../ hati rasa..sahdu. Satu hari /tak ketemu../hati rasa…rindu../ kuyakin i..ni semua/ perasaan..cinta……”

Bila kita deket ama sameone ato samethink yang kita cinta, gimana perasaan hati sobat? Syahdu khan…nyaman… enjoy dan tenang, pokoke nikmat deh. Tapi kalo nggak ketemu sehari rasanya sewindu (sewindu berapa bulan sih..? banyak banget), yang pasti kerinduan yang membara. Disitulah indahnya cinta. Ada kerinduan, ada perasaan aneh, yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata.

Sobat, perasaan seperti ini menurut Anis Matta disebut Shifting, perasaan berbunga-bunga. Perasaan selalu Husnudzon prasangka baik pada orang lain. Tidak ada kejelekan di mata kita, yang ada pemakluman yang tinggi. Yang selalu memberi maaf pada setiap kesalahan, yang selalu membantu jika kesusahan. Puncak hadirnya rasa perhatian yang tinggi. Kadang diri dikorbankan demi yang kita cintai. Dipertaruhkan waktu, harta, bahkan sampai nyawa.

Sobat, indahnya cinta terletak pada rasa. Kalo rasa cinta sudah bercampur dengan keinginan untuk memilikinya. Ingin selalu bersama, ingin menjadi teman spesial dalam hidup atau ingin menjadi pacarnya. Maka, nafsu akan hadir menyertai cinta tersebut. Kalo boleh gamma katakan, indahnya cinta itu ada saat kita jatuh cinta. Makanya kita pertahankan rasa cinta ini seperti apa adanya, tanpa tercampur nafsu.

Yo’ kita isi hidup kita dengan cinta. Tak terbatas cinta pada lawan jenis, tapi kita mencintai apa yang sedang kita lakukan. Saat kita sekolah kita cintai pelajaran (kalo cinta gurunya gimana?…) nanti tanyakan jawabannya pada guru tersebut ya. Saat kita bekerja kita cintai pekerjaan kita. Tapi sobat perlu waspada jangan sampai tertipu dengan nafsu yang berkedok cinta. Dengan dalih pembuktian cinta, akhirnya maksiat menjadi sah-sah saja naudzubillah.

Sobat, Cinta membuat orang tak rela jika kekasihnya tersakiti. Tak ingin kekasihnya menderita, dan teraniyaya. Terlebih utama, cinta membuat orang takut berbuat dosa. Maka sobat gamma jangan percaya kalo dia itu cinta ama kamu, kalo hobinya menyakiti, mengkianati, ngebohongin, setiap kali ketemu malah ada maksiat. Malahan maksiat sebagai syarat afdolnya cinta, wah gawat bin menyesatkan tuh…so pasti makin jauh deh ama Allah. Cinta seperti itu dijamin nggak ada indahnya, sobat Itu bukan cinta namanya tapi NGL..nafsu githo looh…. Maka, cintanya perlu ditinjau ulang atau diresufl ( kaya’ kabinet aja)…perlu ke-lautin aja, dari pada masuk neraka. Setuju nggak!

Pacaran bukan Solusi

Sobat masih ingat alasan Alya yang kedua mengapa dia tidak bisa pacaran?..Ya, karena Alya paham pacaran bukan solusi tuk mengekpresikan gejolak cintanya.

Emang nggak bisa disangkal kalo gejolak nafsu remaja bagaikan gelombang samudra yang mampu menghancurkan batu karang. Gemuruh bagai halilintarItu semua terjadi karena tuntutan perubahan fisik dan kejiwaan yang dialami remaja. Jika rasa suka pada lawan jenis mulai muncul, berkembang menjadi rasa sayang. Bersamaan dengan itu lahir perhatian yang berlebihan atau membutuhkan perhatian yang lebih dari lawan jenisnya. Maka mulailah hilang sebagian kesadaran akal. Rasa malu mulai berkurang, darah mulai bergejolak dan nafsu mulai memuncak. Sobat, disini akan muncul kegelisahan. Tak pelak lagi bagi yang kurang iman akan melampiaskan dengan kemaksiatan. Status pacar sering dijadikan kesempatan dan sasaran asmara. Akhirnya mereka terjerembab ke dalam kondisi dikuasi nafsu. Lupa akan dosa, lupa akan neraka, lupa akan masa depan. Singgasana hati sudah diduduki syetan. Seluruh langakahnya sudah dikendalikan syetan, kini mereka telah jatuh di pelukan setan. Naudzubillahi mindzalik.

Bagi pemuda yang sedang pada kondisi ini, Rosullallah SAW memberikan solusi.

” Wahai pemuda! jika kamu telah sanggup untuk menikah, maka menikahlah. Karena itu akan menjaga kehormatanmu. Kalo belum mampu maka tundukanlah pandanganmu dan berpuasalah. Karena itu adalah benteng bagi kamu. (HR.Al-Hakim).

Sobat gamma, kalo kita merasa masih jauh dari kesanggupan untuk menikah. Tidak ada jalan lain kecuali menundukan pandangan dari hal-hal yang bisa merangsang nafsu syahwat dan memperbanyak berpuasa. Tapi kalo emang sobat udah mampu menikah?…menikah aja..

Ada empat indikator kemampuan yang mesti sobat siapkan kalo ingin menikah; mampu Ilmunya yaitu memahami makna pernikahan, hak dan kewajiban sesuai ajaran islam , mampu memenuhi tanggung jawab sebagai suami atau sebagai isteri, mampu mental yang siap menghadi problema keluarga dan mampu ruhiyah yaitu dengan menikah menjadikan semakin dekat pada Allah. Apa kira-kira sobat udah sanggup…?

Nah,Kalo sobat masih ngotot ingin pacaran!… Coba sekarang tanyakan ama temen kamu yang pernah pacaran. Banyak sakit hatinya ato banyak maksiatnya… ato dua-duanya. Emang sih, kalo sobat nggak takut dosa en masuk neraka, pacaran itu nikmat. Tapi bagi sobat yang takut dosa en ingin masuk syurga so pasti pacaran bukan solusi. By the way. Sobat, ternyata pacaran itu banyak ruginya, diantaranya;

• Lupa tujuan Hidup; bukan cerita lagi karena sibuk ngurusin cinta sekolah jadi kacau, prestasi jadi anjlok alias menurun. Dulunya peringkat pertama setelah mengenal cinta jadi peringkat terakhir. Hari–hari dibuat pusing oleh sang pacar. Disekolah hanya terisi oleh aktivitas bersama si dia. Dari berangkat sekolah bersama sampai pulang sekolah bersama. Memang sih jadi rajin kesekolah. Tapi bukan untuk cari ilmu, tapi pingin ketemu pacar. Rajin bukan takut ketinggalan pelajaran tapi kangen sama pacar. Lha kalo begini terus kapan belajarnya jo!.. sobat mesti inget tujuan utama sekolah adalah mencari ilmu, bukan mencari pacar. Orang tuan kita menititipka disekolah ini supaya kita jadi orang yang berilmu.

• Sulit Kosentrasi, gimana mau kosentrasi. Mau makan ingat si dia, mau tidur ingat si dia, mau belajar ingat si dia. Bayangannya selalu menggoda. Kenangan indah selalu menghiasi rasa.Dia selalu hadir dipelupuk mata, saat terpejam ataupun terbuka..weh blegedes. Akhirnya waktu habis untuk ngelamunin si dia. Apalagi saat-saat marahan. hari-hari terasa membosankan. Pikiran pusing, kesal, jengkel dan sakit hati, boro-boro mikir pelajaran. Dan

• Terjerumus dalam zina, surve membuktikan jreng..jreng..bahwa remaja yang berpacaran cenderung dikuasai oleh syetan. Akhirnya lupa segalanya. Lupa dengan dosa, lupa dengan neraka, lupa dengan makan nggak ya..
Hasil surve kru DETEKSI (Jawa Pos) tahun 2003 di Jakarta dan Surabaya dalam Saatnya harus pacaran, Didik Hermawan 2003,. Dari 1522 remaja yang dijadikan responden, dengan pertanyaan;

Pernah cium bibir ? …Pernah : 47.5% , Tidak pernah : 52.6%
Pernah hubungan sek diluar nikah ? …Pernah :11.7% , Tidak pernah : 88.4%
Dengan siapa berhubungan badan ? …Pacar : 76.5% , Teman : 14% , PSK : 8.3 %

Data diatas menunjukan bahwa hampir separoh dari remaja yang berpacaran berciuman bibir.memang hubungan seks diluar nikah hanya hampir 12 %, berarti dari sepuluh remaja yang berpacaran sekitar satu sampai dua orang melakukan hubungan sek (zina). Dan hampir 80% pacar merupakan sasaran utama untuk melampiskan gejolak seksual remaja

Sobat, bisa kita simpulkan seperlima dari remaja yang berpacaran sudah tidak perawan lagi. Dan separuh dari yang pernah berpacaran dijamin bibirnya sudah tidak perawan, hiii…bekas.
Sobat gamma, mesti waspada dengan nafsu yang berkedok cinta. Mulainya biasa-biasa saja. lama-lama kalo cewek-cowok berdeketan pasti nyetrom. Apalagi ama orang yang dikagumi. Seperti syair Ibnu Qoyyim;
” entah pesona yang memikat atau akalku yang tidak di tempat. Mungkin dia terlalu memikat hati sehingga kemaksiatan terjadi, atau emang akal kita yang hilang”.

Setelah kita terpesona lalu hati kita terikat oleh rasa dan taklama kemudian kita terpedaya oleh jeratan maksiat, akalpun jadi hilang seiring hilangnya rasa malu dan rasa ragu. Syetan menyusup diantara ubun-ubun kita sambil kipas-kipas karena kita sudah menjadi temanya, dan akhirnya terjerembablah kita keladam lumpur dosa. Naudzubillah. Terbuktilah wejangan Rosulullah, jika laki-laki dan perempuan berkholwat (berduaan ditempat sepi), maka ketiganya adalah setan.

Sobat, perbuatan maksiat seperti kecanduan. Akan membuat pelakunya memiliki kecenderungan untuk mengulangi dan penasaran ingin mencoba yang lain lagi. Tepat memang apa yang dikatakan sang jawara cinta Ibnu Qoyyim.
“…bila keduanya telah merasakan kelezatan dan cinta rasa cinta, tidak boleh tidak akan timbul keinginan lain yang tidak diperoleh sebelumnya,” … nah lo, bener nggak!..

Mungkin awalnya sobat menolak untuk melakukannya (ciuman) dengan pacar karena dilarang agama. Rayuan sang pacar yang gencar dan rasa sayang yang mendalam serta takut pacar marah, maka sobat tak sanggup lagi menolaknya. Begitu sekali terjadi maka keesokan harinya akan terulang lagi dan lagi. Setelah itu secara perlahan dan pasti tanpa sobat sadari nafsu akan terus menggerakan untuk melakukan yang lebih dari itu, lebih lagi dan lagi.

Sekedar Solusi..

Sekarang semakin gamblang kalo pacaran bukan solusi untuk mengekpresikan cinta. Biarkan cinta mengalir indah bagai air mengalir dari sumbernya. Jernih-bersih, jangan kita kotori dengan perilaku yang dapat mencemainya. Ketika cinta sudah dikendarai dengan pacaran, maka kejernihan cinta akan pudar, keindahan cinta akan sirna. Yang ada tingalah nafsu yang menjelma seolah puncak dari cinta yang suci.

Sobat, Cintanya remaja muslim bukan obat pelepas rindu yang membelenggu, namun dapat membangkitkan semangat untuk mencari ilmu. Cintanya remaja muslim bukan sarat dengan maksiat, namun lekat dengan ibadah taat. Dan bermuara cinta remaja muslim bukan pada pelampiasan nafsu, namun ridho Allah-lah yang dituju.

Andai… sobat bersedih karena memutuskan cinta dengan kekasih yang selama ini selalu mengisi hari demi hari bersama. Andai…sobat berani berkata “tidak” untuk berpacaran walaupun dengan orang yang selama ini dikagumi dan sangat dirindukan. Andai …sobat berani menolak bujuk rayu kekasih yang dicinta untuk bermaksiat walaupun gejolak bergelora tak terkira. Sehingga air mata ini mengalir …hati ini menjadi luka untuk sekian waktu. Sobat setiap tetesan air mata yang mengalir, setiap isakan tangis yang keluar, Insya Allah akan ditulis Allah sebagai amal soleh.

Sampaikan padanya ….“ Kita berpisah bukan karna tak cinta, tapi kita berpisah untuk mendapatkan syurga” amin.

Agar kita tidak selalu ingat kisah-kasih masa lalu bersamanya, resepnya: hilangkan semua pemberian dari si dia berupa apapun ( foto, surat, kado de el el); Jauhi tempat-tempat yang pernah disinggahi bersama dia, agar tidak membangkitkan kenangan lama; jangan menonton tayangan yang beraroma cinta (sinetron atau acara cinta lainnya), ganti dengan tontonan lucu atau relak lainnya; dan singkirkan buku-buku tentang cinta, ganti dengan buku kisah-kisah tentang aklak mulia atau lainnya, jangan sering menyendiri dan berkumpulah dengan sobat-sobat yang bisa membawamu ke arah yang lebih baik. Sobat, sedikit atau banyak yang telah kita perbuat untuk merubah diri ini nggak ada yang sia-sia. Semua punya nilai dan makna di hadapan Allah. Jika Allah udah ridho denganapa yang kita usahakan, pastilah alam semesta dan isinya akan ridho. Wallahu a’lam bishowab. (Athaya)

4 Tanggapan so far »

  1. 2

    Qotrunada said,

    Ass-
    Ta ad kt lain,,”subhanallah”!

  2. 3

    aukie_kikyou said,

    just i wanna say

    I LOVE YOU ALLAH THAT GIVE ME ISLAM

  3. 4

    kaulo alit said,

    aku bisa g ya………………….


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: