November 20, 2008
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi

untuk seseorang yang telah mengisi ruang hati yg dulu hampa…
Allah yang Maha Pemurah…
Terima kasih Engkau telah menciptakan dia
dan mempertemukan saya dengannya.
Terima kasih untuk saat – saat indah
yang dapat kami nikmati bersama.
Terima kasih untuk setiap pertemuan
yang dapat kami lalui bersama.
Saya datang bersujud dihadapanMU…
Baca entri selengkapnya »
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
Belaian cintamu begitu indah kurasakan
Rasa sayangmu tak henti-hentinya kau berikan
Satu… sepuluh.. bahkan dua kalinya..
Selalu kau berikan padaku
Kau izinkan aku selalu menemanimu
Untuk kesekian kalinya…
Kau pasrahkan dirimu untukku
Untuk selalu kusentuh dan kureguk cintamu
Kaulah sayangku…
Malu, dengan semalu-malunya diriku
Berjumpa dengan cantiknya dirimu
Takut, dengan ketakutan diriku
Jika sampai diriku kehilanganmu
Tetaplah selalu hadir disampingku
Untuk selalu membasahi tubuhku
Dengan kesejukan cintamu
Dengan rahmat dan ampunanNya
Kaulah sayangku..
Ramadhanku….
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
Disinilah kami hidup..
Membangun negri yang tercinta
Yang entah kapan bisa hidup…. didalam kehidupn
Negri,
Yang entah kapan bisa maju…. didalam kemajuan
Semua…
Entah kapan…
Sementara itu…
Di negri ini..
Anak negri ramai bermain…, tertawa…., dan bergembira….
Ramai bermain: menghabiskan waktu… energi… dan kekuasaan…
Tertawa : menindas yang lemah… memiskinkan yang miskin… membodohi yang bodoh..
Bergembira: diatas penderitaan oprang lain.. mengalahkan yang lemah… mengeroyok sang pahlawan… Baca entri selengkapnya »
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
Panasnya matahari terasa sejengkal
Sejuknya angin telah beranjak pergi
Burung-burung kemarau terlihat malas mengepakkan sayapnya
Tumbuh-tumbuhan…, pohon-pohon…, semuanya sekejap terdiam, layu tak berkembang..
Sementara…
air dihulu malu untuk menampakkan diri..
Bumi tak berani merekatkan tanahnya, akhirnya ’betah’ terbelah…
Inilah akhir sebuah goresan kesuburan
Inilah ” kering ”
Semuanya diam..pandangnn di penuhi noktah-noktah hitam
Menelusuri relung-relung jiwa yang bergejolak
Telinga menutup diri dari ayat-ayat suci..
Inilah akhir goresan kesejukan
Inilah ”kering” Baca entri selengkapnya »
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
Selama hari masih tetap menemani
Maka janji akan tetap terpatri didalam sanubari…
Selama siang masih setia mendampingi malam
Maka bulan akan selalu merindukan cahaya terang…
Selama udara masih bisa kuhirup
Maka jiwa akan tetap hidup….
Selama hati masih selalu lembut
Maka kata akan terasa sejuk…
Selama diri dapat menghitung hari
maka jalan Ilahi mebentangkan diri…
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
jika mengharap hati seluas langit maka berhentilah mengharap pada makhluk-Nya di bumi.
Hanya untaian kata yang bisa membuatmu tersenyum
Melepas dahaga yang kian hari kian menjadi
Mengetuk jiwa-jiwa yang merindukan kesejukan
Meniti hari menunggu pendamba cinta Ilahi
Puncak cinta menunggu adalah kesabaran
Ennati hari indahnya surgawi
Merelakan waktu yang tersu bergulir
Menapaki jejak sang permaisuri
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
Kubersujud, bersyukur atas karunia-Mu
Atas jiwa yang Kau hembuskan
Atas nafas yang Kau berikan
Atas segala yang ada dihati dan di raga
Semua karuniMu tiada tara..yang tidak mudah kubalas..
Namun, jiwa yang berdosa
Selalu dan selalu saja . berdosa.
Namun, dzat yang maha pengampun
Selalu dan selalu saja. Mengampuni…
Kubersujud dan bersujud lagi..
Menyeka air mata dan kembali bersyukur..
Entah berapa lama lagi. Kuberdosa. Baca entri selengkapnya »
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
Ingin sekali kumenjerit…
Memecahkan daun telinga sunyi malam
Melolong keras menembus angan…
Menerpa bukit-bukit kejahiliyahan
Disa’at panasnya dunia,
Kian hari kian merajalela
Hati murni kian memudar… bak kisah pudarnya pesona Cleopatra.
Menjadi ½ jiwa… 1/2 hati…
Kemarahan yang memletup-letup
Siapa dan untuk siapa?? Baca entri selengkapnya »
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
Butir-butir permata putih, satu persatu berjatuhan..
Suasana pun seketika menjadi teduh
Dinding kamar terasa merembes
Mengalir membasahi sajadah cinta
Kuciumi dan kucintai
Dengan segenap rasa dijiwa
Dengan setumpuk dosa dan maksiat
Kubersujud
Mengharap ampunanNya
Mengharap keridhoaanNya
Sujudku.. taubatku…
Agustus 22, 2007
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
Oleh : Suminta
Allahuakbar!!
Jiwa bergetar…
Menghancurkan tembok-tembok hitam dalam hati
Alunan cinta yang begitu indah
Syair Ilahi bak penentram hati Baca entri selengkapnya »