Oleh: Satria utama El mansuri
Sakra sebuah desa ditimur kepulauan Lombok kini disinggahi musim penghujan. Malam yang gelap,langit tidak menghadirkan beribu-ribu bintangnya.yang selalu menampakkan kilauan cahayanya,yang selalu menari-nari diatas cakrawala mementaskan keindahan dan keelokan sinarnya yang menawan hati diselingi klibat komet yang jatuh seperti percikan air. Bintang-gemintang menerangi dan memberikan cahaya kepada seluruh penghuninya dengan kerlipan cahaya indahnya.Sang pencipta memperlihatkan keagungannya dengan mengganti terangnya cahaya siang yang dipancarkan sang surya oleh selimut malam yang gelap.Awan hitam menyelubungi dan menutupi langit biru,kini hanya tinggal gelap yang merajai langit dan bumi.
Dibalik gelapnya malam dan dihiasi dengan hujan rintik-rintik.Sebuah mobil BMW tiba-tiba berhenti disebuah bengkel tambal ban disebuah perkampungan terpencil,seorang gadis cantik keluar dari mobil BMW berwarna hitam Gadis cantik itu bernama Angel ”buuk…!!” pintu mobil ditutup keras.”Sialan apes bener gua hari ini,malam bolong kayak gini ban kempes” ketus dara manis itu penuh emosi.Dilihatnya tulisan disebuah papan yang catnya hampir pudar ’SERVICE TAMBAL BAN’.”nggak salah deh gue capek-capek nyari tempat tambal ban, ada orangnya lagi.kayaknya ada satu orang yang lagi nambal ban”gumamnya dalam hati dengan wajah ceria.
Dengan langkah tergesa-gesa dia menghampiri seorang laki-laki yang sedang asyik dengan kerjanya.”Bang tolong mobil gue bannya kempes,bisa ditambal nggak bang? Soalnya gue lagi buru-buru neh ada pekerjaan yang harus diselesaikan”.”Ya sebentar mbak saya selesaikan nambal ban mas ini dulu” dengan nada lembut penuh sabar sambil melirik kearah pemilik motor yang duduk disampingnya,penambal ban itu menjawab sapaan gadis yang datang dengan tiba-tiba.Gadis itu hanya melihat punggung sang penambal ban.Sepertinya gadis itu tidak sabar lagi untuk mendapat giliran ban mobilnya ditambal. ”Bang apa nggak bisa cepet gue udah terlambat neh” .Dengan nada agak tinggi gadis itu menegur dan memaksa penambal ban itu untuk segera mendapat giliran dan memaksa segera membalikkan badannya yang sedang serius dengan tugasnya. Tiba-tiba gadis itu terkejut apabila melihat sipenambal ban ”Ya ampun ni orang ternyata nggak bisa ngeliat dia buta” gumamnya dalam hati.”Bisa tunggu sebentar saja mbak”.Iya..iya..bang gue tunggu,gue mintak maaf…minta maaf…maaaaf banget…!! Gue nggak tau kalo abang…..!!? Dengan tersipu malu gadis itu meminta maaf. Si penambal ban hanya tersenyum. ”Gue nggak nyangka sumpah kalau orang ini buta tapi bisa ngerjain pekerjaan yang buat orang normal agak susah untuk mengerjakannya”katanya dalam hati.
Tidak berapa lama kemudian si penambal ban menyelesaikan pekerjaannya ”Baik mbak ban yang mana satu yang harus saya tambal”.Hati-hati bang ini mobil mahal”kata gadis itu agak takut, ragu akan kepiawaian si penambal ban itu. ”Jangan khawatir mbak saya sudah terbiasa dengan keadaan seprti ini.Sudah bermacam-macam merk mobil sudah saya tangani. Saya tahu mobil mobil mbak masih baru dan harganya pasti mahal”. Wah gila ni orang ngalahin mbah dukun, bisa tau apa yang nggak dia liat”.Setelah diperiksa dengan teliti dan dibuka ”maaf mbak ban mobilnya nggak kempes tapi pecah,ada paku tajam sepatu kuda yang merobek-robek ban dalamnya.Tadi mbak lewat jalan mana?” Tadi gue lewat jalan yang agak sepi diujung sebelah sana !! Sambil menudingkan jari telunjuknya yang lentik.Ooo.. pantesan, untung saja bisa sampai kesini kalau tadi tiba-tiba berhenti disana bisa jadi mbak jalan kaki jelas si penambal ban.”Apa jalan kaki!!” Si gadis terkejut dia tidak menyangka kalau harus jalan kaki malam-malam seperti ini. ”Tapi mbak ditakdirkan Allah sampai disini,dan bersyukurlah kepadanya.Apa mbak punya ban cadangan” tanya si pemuda penambal ban.”Sebentar gue periksa dulu bang,” aduh tambah apes deh gua.Maaf bang tadi satpam dirumah lupa naronya dimobil setelah dibuka untuk ditambah anginnya.”Jadi bagaimana sekarang, kalau tidak ada ban cadangan saya tidak bisa memperbaiki mobilnya mbak.” Ujar si pemuda penambal ban datar.









