Hubungan pernikahan yang di ikat dengan janji setia atau ikatan mitsaqon gholidhoh merupakan suatu janji setia yang akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah diakherat kelak. Maka sangat diperlukan kesatuan pemahaman dalam menjalani mahligai rumah tangga. Diperlukan format yang jelas dalam menentukan langkah kinerja pelakunya yaitu suami dan istri. Sehingga wajar calon istri menanyakan pada calon suaminya ” Apa arti istri untukmu?..
Suatu pertanyaan yang ringan namun mengandung makna yang dalam. Pertanyaan ini memerlukan jawaban yang jujur yang didasarkan pada visi dan misi seorang suami dalam membina keluarga. Ihwah, kita bisa belajar dari Rosulullah dalam perannya sebagai suami yang sangat dibanggakan oleh istri-istrinya. Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan yg disuguhkan istrinya. Belia sangat faham dengan susah payah istri belia memasaknya, walaupun masakannya kadang kurang pas di lidah Rosulullah, namun beliau tidak pernah mencelanya. Bahkan terkadang Rasulullah SAW menjahit sendiri pakaian beliau yg robek, tak segan beliau membantu sang istri di dapur. Disini terlihat penghargan dan penghormatan Rosulullah terhadap istrinya. Ihwah, setelah kita menengok sedikit perilaku Rosulullah terhadap istri, kini saatnya kita memberi jawaban dari pertanyaan ”arti istri menurutmu?
Ihwah, bagi seorang suami sejatinya ;
a) istri adalah asisten manager, b) istri adalah wakil kepala, c) Istri adalah pelayan bukan pembantu, d) Istri adalah guru, e) Istri adalah penyejuk jiwa, f) Istri adalah murid binaan, g) Istri adalah asset berharga, dan h) Istri adalah Ujian Hidup.
BERSAMBUNG


