In Kunti Tuhibbiinii Lijamiili Wajhii , Alaisa Yusufu ‘Alaihissalamu Wajhuhu Ajmalu Ba’idan Minnii .
Wain Kunti Tuhibiinii Lihusni Khuluqi , Alaisa Muhammadun Shollallaahu ‘Alaihi Wasallama Khuluquhu Akromu Ba’idan Minnii .
Faqulii ” Ana Uhibbuka Yaa Habibii Bimaa Kaana Nafsika ” .
Jika engkau mencintaiku karena tampannya wajahku , bukankah Yusuf AS wajahnya jauh lebih tampan daripada aku .
Dan jika engkau mencintaiku karena bagusnya akhlakku , bukankah Muhammad SAW akhlaknya jauh lebih mulia daripada aku .
Maka katakanlah olehmu ” Aku mencintaimu wahai kekasihku dengan apa adanya dirimu ” .
(Lukmanul Hakim)






orido berkata,
Juni 27, 2007 @ 10:16 am
inti nya dari cinta dan kasih sayang adalah “saling memberi dan saling menerima”..
secara teori sih spt nya gampang..
tapi implementasinya susah ..
itu lah perjuangannya.. namanya juga hidup, pasti ada negatif dan positif..