Arsip untuk Juni 25, 2007

Indonesia Sesalkan Penghargaan Inggris Bagi Salman Rusdi

‘Serangan terhadap Islam Direncanakan’

SURABAYA — Pemberian penghargaan gelar kebangsaan ‘Sir’ oleh Ratu Inggris Elizabeth II kepada penulis buku The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan), Salman Rushdie menuai kecaman sejumlah kalangan di Tanah Air. Kecaman antara lain datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, dan Wahid Institut. Pemberian penghargaan kepada Rushdie membuktikan bahwa serangan terhadap Islam direncanakan.

Ketua MUI, KH Amidhan menilai pemberian penghargaan itu dinilai melukai umat Islam itu. “Betapa kecewa umat Islam sedunia terhadap penghargaan semacam ini,” kata Amidhan di Jakarta, Kamis (21/6). Ia mengaku tidak habis mengerti apa yang dimaksud dengan kriteria “ksatria” dari novelis Rushdie itu. Dia mempertanyakan apakah kriterianya karena keberanian Rushdie terhadap tentangan umat Islam dunia. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Iran Kutuk Tindakan Inggris Anugerahi Gelar Bagi Salman Rushdie

Teheran -Satu kelompok Iran, Ahad, dengan keras mengutuk tindakan Inggris memberi penghargaan kepada penulis Inggris kelahiran-India Salman Rushdie, yang selama bertahun-tahun menjadi sasaran hukuman mati Iran. “Pemberian penghargaan kepada salah seorang yang paling dibenci di dunia Islam menunjukkan sikap bermusuhan Inggris terhadap Islam dan akan membuat negeri ini berhadapan dengan masyrakat Islam,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Mohammad-Ali Hosseini. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Iran Tuding Pemerintah Inggris Sudah Lecehkan Umat Islam

Penghargaan gelar kesatriaan yang dianugerahkan pemerintah Inggris terhadap penulis novel Ayat-Ayat Setan, Salman Rusdi memicu reaksi keras dari Iran. Iran menilai Inggris telah melecehkan umat Islam.

Penghargaan pada sejumlah tokoh, termasuk Salman Rusdi itu diberikan dalam rangka ulang tahun Ratu Elizabeth. Salman Rusdi dinilai layak mendapat gelar kehormatan tersebut karena dedikasinya dibidang kesusasteraan. Padahal novel Rusdi berjudul Ayat-Ayat Setan pernah mengguncangkan umat Islam se-dunia, karena isinya melecehkan Islam dan Nabi Muhammad Saw. Mendiang pemimpin Iran Ayatullah Ruhollah Khomeini sampai mengeluarkan fatwa hukuman mati bagi Rusdi. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Asosiasi Dokter Amerika Resah Akan Dampak PlayStation

Ada sebuah kebiasaan dan kecanduan baru yang efeknya orang jadi mengabaikan teman, keluarga, bahkan lupa makan, lupa mandi. Tapi kebiasaan ini tidak terkait alkohol atau narkotika. Ini adalah dampak kecanduan bermain playstation

Para pakar psikologi Amerika, secara resmi menyatakan kekhawatiran mereka terhadap efek yang ditimbulkan dari kebiasaan sejumlah orang yang sangat gemar bermain playstation. Mereka menganggap penyakit yang ditimbulkan akibat kecanduan playstation harus segera diatasi karena bisa mengakibatkan penyakit kejiwaan yang cukup parah.

Para pakar medis itu mengatakan, ‘cukup’ untuk permainan play station karena permainan itu sudah menjadi candu layaknya seseorang terikat dengan narkoba. Penyakit ketergantungan dan kecanduan berat seperti itu menurut mereka akan menjadi pintu berbagai penyakit jiwa yang lainnya.

Dalam laporan yang diajukan American Medical Association-Forum Kedokteran AS yang menghimpun lebih dari 250 ribu dokter-disampaikan agar para dokter melakukan tekanan terhadap para penentu kebijakan bisnis untuk mulai menahan peredaran playstation. Mereka juga menyebutkan, agar para orang tua berperan aktif mengatur jadwal anak-anak mereka yang gemar bermain playstation, tidak lebih dari dua jam dalam satu hari.

DR. Martin Wasserman, seorang pakar kesehatan jiwa menyatakan bahwa pernyataan ini sangat masuk akal. Karena kecanduan playstation bisa mengakibatkan keguncangan jiwa dan biasanya bisa merambat pada pola kehidupan pribadi yang bisa merusak kehidupan keluarga.

Joyce Protopapas yang tinggal di Texas mengatakan, anaknya yang berusia 17 tahun bernama Michael, adalah pecandu playstation. Selama hampir dua tahun, playstation baik dari video maupun internet mengurung anaknya di rumah. Menurut Joyce, anaknya menghabiskan siang dan malam dengan bermain video game online yang biasa disebut World of Warcraft. “Ayah saya seorang alkoholik, dan saya melihat hal yang sama pada anak saya yang kecanduan playstation, ” ujar Protopapas. Ia kemudian berusaha menghilangkan kecanduan video game dari anaknya, Michael dengan melakukan berbagai langkah terapi.

Dalam diskusi mereka disampaikan hasil survey bahwa 90% dari pemuda dan remaja AS bermain playstation, sementara 15% dari mereka atau sekitar 5 juta orang kecanduan playstation.

Dr. Karen Pierce, seorang psikiater di Chicago mengatakan, bahwa saat ini ia menangani sejumlah anak yang bermain video games secara ekstrim. “Saya menemukan seorang dalam minggu ini, yang tidak tidur, tidak mandi, hanya karena video games. Mereka benar-benar sangat kacau, ” ujarnya. (na-str/akhbr)

Sumber : eramuslim.com

Komentar (5) »