Mal Fakhru Illaa Liahlil’ilmi Innahumu
‘Alalhudaa Limanistahdaa Adillaau
Waqodru Kullumriin Maa Kaana Yuhsinuhu
Waljaahiluuna Liahlil’ilmi A’daau
Fafuz Bi’ilmin Ta’isy Hayyan Bihii Abadan
Annaasu Mautaa Wa Ahlul’ilmi Ahyaau Baca entri selengkapnya »
Mal Fakhru Illaa Liahlil’ilmi Innahumu
‘Alalhudaa Limanistahdaa Adillaau
Waqodru Kullumriin Maa Kaana Yuhsinuhu
Waljaahiluuna Liahlil’ilmi A’daau
Fafuz Bi’ilmin Ta’isy Hayyan Bihii Abadan
Annaasu Mautaa Wa Ahlul’ilmi Ahyaau Baca entri selengkapnya »
Mantan Presiden AS, Jimmy Carter meminta pemerintahan AS, Israel dan Uni Eropa untuk menyudahi permainan mereka di Timur Tengah, mengadu domba antara PLO dan Hamas. Carter menjelaskan bahwa komitmen AS, Eropa dan Israel dengan memberi dukungan pada kabinet baru bentukan Abbas di Ramallah, serta melarang masuknya bantuan di Ghaza adalah bagian dari cara politik yang keliru guna memecah Palestina menjadi dua.
“Dukungan ini praktis akan menghalangi pemerintahan yang dipimpin Hamas, ” ujar Carter.
Setelah menyampaikan pidatonya di hadapan forum HAM di Irlandia, ia menyebutkan bahwa langkah-langkah memberikan dukungan pada rakyat Palestina di Tepi Barat adalah langkah untuk melanjutkan hukuman bagi rakyat Palestina di Ghaza yang jumlahnya 1, 5 juta orang. Baca entri selengkapnya »
“Allah SWT menganjurkan hidup rukun antara Muslim dan Non Muslim, karena itu jelas diatur dalam Al-Quran, di mana Allah tidak melarang berbuat baik dan adil kepada yang bukan muslim yang tidak mengganggu dan mengancammu, tapi Allah melarang berhubungan dengan mereka yang memerangi agama Islam, dan jika tetap menjalin hubungan dengan mereka berarti telah berbuat dzalim.”
Perintah Allah dalam Al-Quran itu dianggap tepat, untuk menuntut penghapusan Detasemen Khusus 88 Polri yang dianggap berlebihan dalam melakukan penanganan di Poso, Sulawesi Tengah.
Hal tersebut disampaikan Amir Majelis Mujahidin Indonesia Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, saat bertemu dengan Wakil Ketua DPR Zaenal Maarif dan Tim Pemantau Poso DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/1). Baca entri selengkapnya »
Pola penanganan isu terorisme di Indonesia dinilai tidak murni, tapi terkait dengan program Global War on Terorisme yang dilancarkan oleh AS dengan sekutu-sekutunya. Sehingga terlihat nyata stigmatisasi yang tidak proporsional dengan usaha mengindetikkan teroris itu dengan kelompok Islam.
Menyikapi kondisi itu Forum Umat Islam (FUI) yang merupakan gabungan dari berbagai ormas Islam meminta Kapolri Jenderal Polisi Sutanto untuk menghentikan kerjasama dengan pihak asing dalam pemberantasan terorisme di Indonesia, dan membubarkan Detasemen Khusus 88 Antiteror.
Baca entri selengkapnya »
Warga Muslim Jerman berharap keberadaan masjid-masjid bisa menjadi jembatan dan medium integrasi dengan masyarakat setempat. Oleh sebab itu, warga Muslim khususnya di kota Cologne-kota keempat terbesar di Jerman-kini sedang memperjuangkan agar rencana pembangunan masjid di kota itu bisa terlaksana.
Masjid itu akan dibangun di distrik Ehrenfeld, dilengkapi dengan kubah serta dua menara setinggi 55 meter. Masjid yang pembangunannya menelan biaya sebesar 15 juta dollar ini, dibangun di lokasi masjid yang selama ini dikelola oleh DITIB (Turkish-Islamic Union for Religius Affairs) dan pembangunannya diharapkan selesai pada tahun 2009. Masjid itu nantinya akan menjadi masjid terbesar di Jerman, yang bisa menampung sekitar 2. 000 jamaah. Rencana pembangunan masjid ini mendapat dukungan dari semua partai politik, persatuan-persatuan dagang dan banyak asosiasi. “Dengan adanya masjid ini, warga Muslim tidak akan berpikir lagi tentang negara asal mereka sebagai rumah mereka tapi memikirkan Jerman, ” kata Seyda Can dari DITIB. Baca entri selengkapnya »
In Kunti Tuhibbiinii Lijamiili Wajhii , Alaisa Yusufu ‘Alaihissalamu Wajhuhu Ajmalu Ba’idan Minnii .
Wain Kunti Tuhibiinii Lihusni Khuluqi , Alaisa Muhammadun Shollallaahu ‘Alaihi Wasallama Khuluquhu Akromu Ba’idan Minnii .
Faqulii ” Ana Uhibbuka Yaa Habibii Bimaa Kaana Nafsika ” .
Jika engkau mencintaiku karena tampannya wajahku , bukankah Yusuf AS wajahnya jauh lebih tampan daripada aku .
Dan jika engkau mencintaiku karena bagusnya akhlakku , bukankah Muhammad SAW akhlaknya jauh lebih mulia daripada aku .
Maka katakanlah olehmu ” Aku mencintaimu wahai kekasihku dengan apa adanya dirimu ” .
(Lukmanul Hakim)
Yaa Man Bidunyaahu Isytaghol
Qod Ghorrohu Thuulul Amal
Aw Lam Yazal Fii Ghoflah
Hatta Danaa Minhul Ajal
Almautu Ya’tii Baghtah
Walqobru Shunduuqul ‘Amal
Ishbir ‘Alaa Ahwaaliha
Laa Mauta Illaa Bilajal Baca entri selengkapnya »
Problema Khitan Perempuan
Oleh:”aziziqalbii”
Khitan bagi perempuan merupakan permasalahan Pro dan Kontra dalam masyarakat dewasa ini, banyak terjadi pertentangan diantara para Ulama khususnya, Dokter dan Pemuka adat umumnya, sehingga jangan mengherankan bila terjadi kesenjangan di masyarakat Global sekarang.
Banyak kalangan kurang mengetahui apa itu Khitan, walaupun kata”khitan” merupakan tidak asing bagi kita, apalagi sebagai Muslim hampir semua mengalami Khitanan, namun secara detil tidak kita ketahui, nah marilah kita jenguk kembali arti pengertian khitan menurut Fuqaha,. Baca entri selengkapnya »
‘Serangan terhadap Islam Direncanakan’
SURABAYA — Pemberian penghargaan gelar kebangsaan ‘Sir’ oleh Ratu Inggris Elizabeth II kepada penulis buku The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan), Salman Rushdie menuai kecaman sejumlah kalangan di Tanah Air. Kecaman antara lain datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, dan Wahid Institut. Pemberian penghargaan kepada Rushdie membuktikan bahwa serangan terhadap Islam direncanakan.
Ketua MUI, KH Amidhan menilai pemberian penghargaan itu dinilai melukai umat Islam itu. “Betapa kecewa umat Islam sedunia terhadap penghargaan semacam ini,” kata Amidhan di Jakarta, Kamis (21/6). Ia mengaku tidak habis mengerti apa yang dimaksud dengan kriteria “ksatria” dari novelis Rushdie itu. Dia mempertanyakan apakah kriterianya karena keberanian Rushdie terhadap tentangan umat Islam dunia. Baca entri selengkapnya »
Teheran -Satu kelompok Iran, Ahad, dengan keras mengutuk tindakan Inggris memberi penghargaan kepada penulis Inggris kelahiran-India Salman Rushdie, yang selama bertahun-tahun menjadi sasaran hukuman mati Iran. “Pemberian penghargaan kepada salah seorang yang paling dibenci di dunia Islam menunjukkan sikap bermusuhan Inggris terhadap Islam dan akan membuat negeri ini berhadapan dengan masyrakat Islam,” kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Mohammad-Ali Hosseini. Baca entri selengkapnya »