Februari 3, 2010
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
…Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjanglebar. Namun jika cinta kudatangi aku jadi malu pada keteranganku sendiri. Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang. Namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang Sementara pena begitu tergesa-g esa menuliskannya Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta Dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya Bagaikan keledai terbaring dalam lumpur Cinta sendirilah yang menerangkan cinta Dan percintaan!…”
(Petikan puisi Rumi dalam Diwan Shamsi Tabriz diterjemahkan oleh Abdul Hadi W.M. dalam KCB2)
Februari 3, 2010
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi
cinta adalah kekuatan, yang mampu mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur, mengubah malang jadi untung,mengubah sedih jadi riang, mengubah setan jadi nabi, mengubah iblis jadi malaikat,
mengubah sakit jadi sehat, mengubah kikir jadi dermawan, mengubah kandang jadi taman, mengubah penjara jadi istana, mengubah amarah jadi ramah ,mengubah musibah jadi muhibah, itulah cinta!….
( Diadaptasi dengan banyak perubahan dari puisi Rumi dalam Masnawinya, dalam KCB2)
Januari 28, 2010
· Disimpan dalam Artikel Gamma
Cinta datang sebagai karunia, biarkan dia berjalan mengikuti fitrahnya. dia mengalir lembut kedalam jiwa kita penuh kedamaian, bagai siraman air dipadang pasir, bagai seteguk air dalam kedahagaan.
Cinta bersemi buah dari kekaguman
maka tak heran cinta tak pandang usia, tak lihat harta,
tak nampak wajah, kadang tak hirau status.
begitulah cinta………….
Namun jangan biarkan cinta dikuasai nafsu, sehingga cinta dijadikan dalih kepuasannya.
kalau cinta sudah menuntut kepastian hubungan itu tanda nafsu mulai mengendalikan
jika cinta membutuhkan sentuhan itu bukti cinta sucimu tercemari
cinta datang jauh dari kemaksiatan
cinta hadir sebagai ujian keremajaan
binar-binar cinta laksana taman-taman syurga didunia……..
kan memberi warna dalam hidup kita…….
By: A.Athaya (16 Okt 2009
Oktober 20, 2009
· Disimpan dalam Karya Sobat
Oleh: Satria utama El mansuri
Sakra sebuah desa ditimur kepulauan Lombok kini disinggahi musim penghujan. Malam yang gelap,langit tidak menghadirkan beribu-ribu bintangnya.yang selalu menampakkan kilauan cahayanya,yang selalu menari-nari diatas cakrawala mementaskan keindahan dan keelokan sinarnya yang menawan hati diselingi klibat komet yang jatuh seperti percikan air. Bintang-gemintang menerangi dan memberikan cahaya kepada seluruh penghuninya dengan kerlipan cahaya indahnya.Sang pencipta memperlihatkan keagungannya dengan mengganti terangnya cahaya siang yang dipancarkan sang surya oleh selimut malam yang gelap.Awan hitam menyelubungi dan menutupi langit biru,kini hanya tinggal gelap yang merajai langit dan bumi.
Dibalik gelapnya malam dan dihiasi dengan hujan rintik-rintik.Sebuah mobil BMW tiba-tiba berhenti disebuah bengkel tambal ban disebuah perkampungan terpencil,seorang gadis cantik keluar dari mobil BMW berwarna hitam Gadis cantik itu bernama Angel ”buuk…!!” pintu mobil ditutup keras.”Sialan apes bener gua hari ini,malam bolong kayak gini ban kempes” ketus dara manis itu penuh emosi.Dilihatnya tulisan disebuah papan yang catnya hampir pudar ’SERVICE TAMBAL BAN’.”nggak salah deh gue capek-capek nyari tempat tambal ban, ada orangnya lagi.kayaknya ada satu orang yang lagi nambal ban”gumamnya dalam hati dengan wajah ceria.
Dengan langkah tergesa-gesa dia menghampiri seorang laki-laki yang sedang asyik dengan kerjanya.”Bang tolong mobil gue bannya kempes,bisa ditambal nggak bang? Soalnya gue lagi buru-buru neh ada pekerjaan yang harus diselesaikan”.”Ya sebentar mbak saya selesaikan nambal ban mas ini dulu” dengan nada lembut penuh sabar sambil melirik kearah pemilik motor yang duduk disampingnya,penambal ban itu menjawab sapaan gadis yang datang dengan tiba-tiba.Gadis itu hanya melihat punggung sang penambal ban.Sepertinya gadis itu tidak sabar lagi untuk mendapat giliran ban mobilnya ditambal. ”Bang apa nggak bisa cepet gue udah terlambat neh” .Dengan nada agak tinggi gadis itu menegur dan memaksa penambal ban itu untuk segera mendapat giliran dan memaksa segera membalikkan badannya yang sedang serius dengan tugasnya. Tiba-tiba gadis itu terkejut apabila melihat sipenambal ban ”Ya ampun ni orang ternyata nggak bisa ngeliat dia buta” gumamnya dalam hati.”Bisa tunggu sebentar saja mbak”.Iya..iya..bang gue tunggu,gue mintak maaf…minta maaf…maaaaf banget…!! Gue nggak tau kalo abang…..!!? Dengan tersipu malu gadis itu meminta maaf. Si penambal ban hanya tersenyum. ”Gue nggak nyangka sumpah kalau orang ini buta tapi bisa ngerjain pekerjaan yang buat orang normal agak susah untuk mengerjakannya”katanya dalam hati.
Tidak berapa lama kemudian si penambal ban menyelesaikan pekerjaannya ”Baik mbak ban yang mana satu yang harus saya tambal”.Hati-hati bang ini mobil mahal”kata gadis itu agak takut, ragu akan kepiawaian si penambal ban itu. ”Jangan khawatir mbak saya sudah terbiasa dengan keadaan seprti ini.Sudah bermacam-macam merk mobil sudah saya tangani. Saya tahu mobil mobil mbak masih baru dan harganya pasti mahal”. Wah gila ni orang ngalahin mbah dukun, bisa tau apa yang nggak dia liat”.Setelah diperiksa dengan teliti dan dibuka ”maaf mbak ban mobilnya nggak kempes tapi pecah,ada paku tajam sepatu kuda yang merobek-robek ban dalamnya.Tadi mbak lewat jalan mana?” Tadi gue lewat jalan yang agak sepi diujung sebelah sana !! Sambil menudingkan jari telunjuknya yang lentik.Ooo.. pantesan, untung saja bisa sampai kesini kalau tadi tiba-tiba berhenti disana bisa jadi mbak jalan kaki jelas si penambal ban.”Apa jalan kaki!!” Si gadis terkejut dia tidak menyangka kalau harus jalan kaki malam-malam seperti ini. ”Tapi mbak ditakdirkan Allah sampai disini,dan bersyukurlah kepadanya.Apa mbak punya ban cadangan” tanya si pemuda penambal ban.”Sebentar gue periksa dulu bang,” aduh tambah apes deh gua.Maaf bang tadi satpam dirumah lupa naronya dimobil setelah dibuka untuk ditambah anginnya.”Jadi bagaimana sekarang, kalau tidak ada ban cadangan saya tidak bisa memperbaiki mobilnya mbak.” Ujar si pemuda penambal ban datar.
Baca entri selengkapnya »
Maret 10, 2009
· Disimpan dalam Artikel
Sejarah Palestina dan Rakyatnya:
(Bag ke-2)
Geografi Palestina (Relief Tanah dan Iklim)
Oleh: Tim dakwatuna.com

Secara mendasar, wilayah Palestina mungkin dapat kita bagi (dengan memotong garis bujur) menjadi tiga wilayah. Yaitu wilayah pinggiran pantai, dataran tinggi pegunungan yang menyebar di hampir seluruh wilayah Palestina dan galur Yordan (wilayah dataran rendah Yordan). Wilayah pinggiran Palestina menyempit karena bersebelahan dengan gunung Karmel di Haifa sampai 200 meter dan meluas ke arah selatan mencapai 30 kilometer di wilayah Gaza. Di wilayah inilah terkonsentrasi pemukiman penduduk dan kegiatan ekonomi dalam skala besar. Saat itu sekitar tiga perempat penduduk Palestina terkonsentrasi di wilayah ini, di tambah aktifitas ekonomi di pelabuhan khususnya di Haifa, wilayah-wilayah ini merupakan pusat kegiatan pertanian strategis terutama produksi asam. Adapun dataran tinggi di wilayah tengah Palestina, meliputi pegunungan Nablus, al Khalil (Hebron) dan perbukitan Nagev yang luasnya mencapai 1000 meter. Kemudian gunul Halhul mencapai 1020 meter, gunung Jurzaim dan ‘Aibal mencapai 940 meter. Dan di rangkaian pegunungan el Jalil di wilayah utara Palestina, di situ ada gunung tertinggi di Palestina, menjulang gunung el Jurmeq luasnya mencapai 1208 meter.
Baca entri selengkapnya »
Februari 25, 2009
· Disimpan dalam Artikel
Sejarah Palestina dan Rakyatnya
(Bag ke-1)
Tanah Palestina
Oleh: Tim dakwatuna.com
Muqaddimah
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, shalawat serta salam semoga terjurahkan kepada junjungan kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarga dan seluruh shabatnya.
Tulisan yang ada di hadapan pembaca ini adalah bagian pertama dari seri “diraasat manhajiyah fiil qadhiyah al filistiniyah” (kajian sistematik/metodologis tentang issu Palestina). Kajian ini dimaksudkan untuk melakukan ekstensifikasi kepedulian intelektual dan kebangsaan berkenaan dengan issu Palestina. Ini merupakan seri kajian ilmiah dan dokumentatif yang membahas berbagai sisi dalam masalah issu Palestina, sebagai pengantar bagi siapa saja yang ingin – kelak di kemudian hari – melakukan kajian dalam bidang yang lebih spesifik (spesialis keilmuan tentang Palestina).
Buku “ardhu filistin wa sya’buha” (Tanah dan Bangsa Palestina) ini berbicara tentang tanah Palestina dari sisi sejarah dan geografi, kedudukannya dalam Islam, menangkis klaim-klaim Yahudi yang menyatakan mereka lebih berhak atas tanah Palestina. Juga berbicara mengenai perkembangan permukiman Yahudi dan perampasan mereka atas tanah Palestina, mengungkapkan kebohongan dan kepalsuan klaim-klaim yang mengatakan bahwa rakyat Palestina telah menjual tanah mereka kepada orang-orang Yahudi. Kemudian berbicara mengenai al Quds dan tindak penodaan terhadap tempat-tempat suci Islam berupa upaya-upaya penggusuran, pencaplokan, penghancuran dan yahudisasi.
Selanjutnya buku ini berbicara tentang pembentukan komunitas bangsa Palestina sepanjang sejarah, mengenai rakyat Palestina yang berada di wilayah-wilayah Palestina yang diduduki Israel sejak tahun 1948, mengenai kehidupan mereka di Tepi Barat dan Jalur Gaza, kondisi mereka di luar Palestina dan menjelaskan penderitaan orang-orang Palestina serta berbagai aksi pembantaian dan penyiksaan yang mereka alami. Kami memohon kepada Allah subhanahu wata’ala agar menjadikan amal ini tulus karena-Nya, Dzat Yang Maha Mulia.
Penulis
Baca entri selengkapnya »
Januari 26, 2009
· Disimpan dalam Artikel

Jalur Gaza adalah sebuah wilayah di Palestina, luasnya sekitar 365 km persegi, dihuni oleh sekitar 1,5 juta orang, terkenal banget karena perjuangan rakyatnya yang heroik, gigih ‘n gak kenal lelah ngelawan penjajah Zionis Israel. Selama 2 tahun lebih or setelah kemenangan HAMAS (Harakah Al Muqawamah Al Islamiyah) pada pemilu yang berlangsung hari Rabu, 25/1/2006, Gaza diembargo, diblokade oleh Zionis, tapi Gaza gak mati, Gaza tetep idup walaupun dalam penderitaan yang begitu dahsyat..
Baca entri selengkapnya »
Desember 22, 2008
· Disimpan dalam Artikel
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, serta sayap-sayap yang mengerut. Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Sayang, semuanya tak pernah terjadi. Baca entri selengkapnya »
November 20, 2008
· Disimpan dalam Sya'ir dan Puisi

untuk seseorang yang telah mengisi ruang hati yg dulu hampa…
Allah yang Maha Pemurah…
Terima kasih Engkau telah menciptakan dia
dan mempertemukan saya dengannya.
Terima kasih untuk saat – saat indah
yang dapat kami nikmati bersama.
Terima kasih untuk setiap pertemuan
yang dapat kami lalui bersama.
Saya datang bersujud dihadapanMU…
Baca entri selengkapnya »
September 16, 2008
· Disimpan dalam Artikel
Author: Abu Saifulhaq Asaduddin

Cinta adalah karunia Allah. Bahkan Allah menciptakan alam semesta ini karena cintaNya. Karenanya ALAM DAN DUNIA INI ADALAH LAUTAN CINTA. Kekuatannya mampu meluluhlantahkan arogansi diri dan kerendahan materi. Maka bukan tanpa alasan seorang Saini KM menuliskan bait-bait terakhirnya dalam puisi Burung Hijau :
Saat kamu tengadah dan dengan tersipu berkata: / ‘Memang, yang terbaik dari diri kita layak disatukan.’ / Saya pun mabuk karena manis buah berkah, dan melihat: / Malaikat menghapus batas antara dunia dan akhirat.
Ibnu Qoyyim Al jauziyah pernah berkata tentang arti sebuah cinta : ‘Tidak ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri; membatasinya justru hanya akan menambah kabur dan kering maknanya. Maka batasan dan penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri.’
Kenyataannya, SEJARAH ISLAM MENCATAT KISAH-KISAH CINTA MANUSIA-MANUSIA LANGIT DENGAN TINTA EMAS DALAM LEMBARAN-LEMBARAN SEJARAH PERADABAN. Sebuah sejarah yang mengartikan cinta bukanlah utopia dan angan-angan kosong belaka dalam sebuah potret realita.
- Tak apalah meregang nyawa bagi seorang Hisyam bin �eAsh takkala mendengar seorang saudaranya merintih kehausan dalam peperangan Yarmuk, memberikan air miliknya sementara bibir bejana hampir menyentuh bibirnya.
- Atau indahnya ungkapan yang diberikan seorang sahabat yang mencintai sahabatnya karena Rabb-Nya.
- Atau seorang Rasul yang memanggil umatnya takkala sakaratul maut menyapa dirinya.
- Teringat episode cantik dalam sejarah seorang wanita yang rela menukar cinta dan hatinya dengan Islam sebagai maharnya. Takkala Rumaisha binti Milhan dengan suara lantang menjawab pinangan Abu Tholhah, seorang terpandang, kaya raya, dermawan dan ksatria ‘Kusaksikan kepada anda, hai Abu Tholhah, kusaksikan kepada Allah dan Rasul Nya, sesungguhnya jika engkau Islam, aku rela engkau menjadi suamiku tanpa emas dan perak. Cukuplah Islam itu menjadi mahar bagiku !’ Akhirnya tinta emas sejarah mencatatnya sebagai seorang ummu Sulaim yang mendidik anaknya, Anas bin Malik dan dirinya sebagai perawi hadits Rasulullah sementara suaminya menjadi mujahid dalam sejarah Islam.
- Melagu hati Sayyid Qutb dalam nada angan akan sebuah keinginan. Lompatan jiwanya melebihi energi yang ada. Baginya kehidupan dunia bukanlah segalanya. Ia belokkan gelora yang ada hanya pada pencipta-Nya yang dengannya syahid menjadi pilihan hidupnya. Tiada mengapa tanpa wanita.
- Gejolak gelora percintaan Rabiah dengan Rabbnya mengajarkan keikhlasan akan sebuah arti penghambaan. Tak sanggup rasanya mengikutinya yang mengharap Ridho-Nya sekalipun neraka menjadi pilihan akhir tempat tinggalnya.
- Lain pula kisah sang Kekasih Allah, Nabiyullah Ibrahim �eAlaihissalam. Sebuah kisah yang menggoreskan samudra hikmah kehidupan bagi manusia yang mengedepankan ketundukan dan kepasrahan yang terbalut cinta daripada darah daging sendiri untuk menjadi persembahan. Baca entri selengkapnya »